4 Tahapan dalam Membangun Brand Awareness yang Perlu Kamu Ketahui

Tahapan dalam membangun brand awareness harus kamu ketahui untuk mengukur sudah sampai sejauh mana brand kamu dikenal. Dengan mengetahui hal ini, kamu bisa menyusun strategi brand awareness sesuai dengan level kamu.

Apa yang kamu lakukan pun jauh lebih efektif dan tepat sasaran. Selain itu, kamu juga bisa lebih memahami tentang brand kamu serta mengetahui apa yang perlu ditingkatkan atau diperbaiki.

Definisi Brand Awareness Menurut Ahli

Menurut Hubspot, brand awareness dapat diartikan sebagai seberapa jauh orang-orang merasa familiar dengan sebuah brand. Hal ini ditunjukkan dengan seberapa sering mereka mengingat atau mengenal sebuah brand ketika ingin membeli produk atau jasa. Selain itu, brand awareness juga dapat diartikan apakah konsumen mengetahui tentang keberadaan sebuah brand atau tidak.

Sementara itu, menurut Kevin Lane Keller, brand awareness adalah kemampuan konsumen mengenali merek secara detail untuk melakukan pembelian. Pada umumnya, konsumen lebih banyak membeli produk dari brand yang telah mereka kenal sebelumnya.

Kemudian, brand awareness juga berarti seberapa banyak konsumen mengetahui sebuah brand dari interaksi yang dilakukan atau pengalamannya terhadap brand tersebut. Apabila sering melihat sebuah brand, bisa jadi konsumen penasaran untuk mencobanya. Jika konsumen menyukai pengalaman berinteraksi dengan sebuah brand, kemungkinan konsumen akan mengingatnya untuk memakai brand tersebut lagi di kemudian hari.

Tahapan dalam Membangun Brand Awareness

Dalam membangun brand awareness, hal yang perlu diingat adalah sebuah brand tidak mungkin langsung melekat begitu saja pada ingatan konsumen. Perlu waktu yang panjang serta strategi efektif brand awareness agar brand bisa diingat oleh konsumen.

Itulah mengapa kamu perlu mengetahui tahapan dalam membangun brand awareness berikut. Dilansir dari stevenjwilson.com, ada empat level yang harus diketahui dalam brand awareness.

Recognition Brand

Pada tahapan ini, konsumen telah melihat sebuah brand dan mengetahui brand apa itu. Di sini, konsumen mengidentifikasi brand melalui nama dan logo. Jadi, pada tahapan ini usahakan kamu sebagai pemilik bisnis telah memiliki kedua hal tersebut dengan jelas. Tujuannya agar konsumen mengenal dan mengetahui keberadaan brand kamu di pasaran.

Brand Recall

Tahapan ini maksudnya ketika konsumen baru mengingat sebuah brand ketika ingin mencari produk atau layanan tertentu. Situasinya, konsumen sedang mencari suatu hal yang dibutuhkannya.

Berdasarkan kebutuhannya itu, ia mengingat sebuah brand yang dapat memenuhi kebutuhannya terhadap produk atau jasa. Misalkan, konsumen sedang mencari produk kecantikan. Apabila brand telah sampai ke tahapan ini, konsumen akan mengingat brand kamu sebagai salah satu pilihan untuk menyediakan produk tersebut.

Top of Mind


Apabila sudah mencapai level top of mind, brand tersebut akan selalu menjadi pilihan pertama untuk dibeli. Tahapan ini bahkan menunjukkan seberapa melekatnya brand terhadap sebuah produk atau jasa.

Pada umumnya, konsumen justru akan langsung mengingat brandnya terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhannya. Contoh, ketika merasa haus. Konsumen bisa saja langsung mengingat AQUA sebagai brand yang bisa memenuhi kebutuhannya tersebut.

Brand Preference

Tahapan ini merupakan tahapan terakhir karena konsumen hanya fokus atau percaya terhadap brand tertentu. Konsumen tidak mengindahkan brand lain karena telah menjadikan sebuah brand sebagai preferensinya.

Jadi, tidak peduli dengan segala hal yang ditawarkan brand lain, konsumen sudah menetapkan diri untuk selalu memakai brand tertentu. Hal ini bisa saja didasarkan terhadap kepercayaan atau kenyamanan dalam menggunakan sebuah brand. Oleh sebab itu, konsumen selalu melakukan pembelian berulang brand tersebut.

Dari tahapan di atas, sudah sampai mana tahapan kamu dalam membangun brand awareness? Apakah masih sampai pada tahapan pengenalan? Atau bahkan telah mulai dijadikan pertimbangan pilihan oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhan mereka?
Dalam melakukan brand awareness, kamu bisa mencontoh strategi dari brand-brand besar dalam meningkatkan brand awareness. Apa saja contoh brand yang telah sukses dalam hal ini? Bagaimana strategi yang mereka lakukan? Yuk, coba cek di sini: Contoh Brand Awareness yang Bisa Kamu Pelajari dan Tiru

Artikel terkait

Duplicate Content Diam-Diam Membunuh SEO Kamu

Waktu Membaca: 5:28 menit

Kalau konten kamu sering ditolak Google, itu bukan karena kualitasnya yang jelek, bisa jadi si Google nganggep konten kamu “barang yang sama” dengan halaman lain di website kamu sendiri. Pernah…

Baca artikel

Crawl Budget: Kenapa Google Tidak Mau Mengunjungi Semua Halaman Website Kamu

Waktu Membaca: 6:11 menit

Suka kesel gak sih udah capek-capek bikin puluhan bahkan hingga ratusan artikel, tapi kok ketika di cari di google gak ada, eh bahkan bukan gak ada, ke index ajah kaga.…

Baca artikel

Study Case Technical SEO: Penyebab 93% Halaman Website Tidak Muncul di Google

Waktu Membaca: 5:53 menit

“Padahal website sudah punya ratusan ribu halaman, tapi kok organic traffic-nya tetap segitu-gitu aja yah… hemm apa yang salah yah?” Jawabannya, bisa jadi meski sudah ter-index, Google tidak melihat halaman…

Baca artikel

Silakan berkomentar